Caranya membuat Tetap Fit Setelah Begadang
Pekerjaan yang menumpuk atau ada pertandingan klub sepakbola
kesayangan pada dini hari mungkin memaksa Anda harus begadang. Padahal,
di pagi harinya Anda harus menjalani aktivitas seperti biasa. Tenang,
Anda masih bisa menjalani berbagai kegiatan dengan tubuh fit meski tidak
mendapat waktu tidur cukup pada malam harinya.
Agar tubuh dapat berfungsi dengan baik, Anda disarankan untuk tidur
malam selama delapan jam. Meski begitu, ada beberapa orang yang
membutuhkan waktu tidur lebih banyak dan juga lebih sedikit. Ketika
begadang, otomatis jam tidur Anda berkurang drastis. Hal ini dapat
memengaruhi fungsi tubuh Anda, khususnya otak.
Di pagi harinya, kemungkinan Anda akan diserang oleh rasa kantuk yang
luar biasa. Tidak hanya itu, daya konsentrasi Anda pun dapat menurun
karena tubuh tidak mendapat waktu istirahat yang cukup.
Menurut beberapa penelitian, kinerja tubuh orang yang begadang semalaman kemungkinan sama dengan seseorang yang sedang mabuk.
Jika Anda tidak punya pilihan lain selain begadang, tapi tetap ingin
fit pada pagi hari hingga aktivitas harian berakhir, coba ikuti tips di
bawah ini
Konsumsi kafein.
Mengonsumsi minuman mengandung kafein seperti kopi atau minuman
berenergi bisa membuat tubuh menjadi lebih fit. Minuman ini bisa membuat
Anda terjaga selama 3-4 jam.
Agar tubuh tetap siaga sepanjang hari,
Anda bisa mengonsumsinya tiap beberapa jam. Namun, sesuaikan dengan
dosis harian yang dibutuhkan oleh tubuh Anda. Kebanyakan orang
membutuhkan asupan kafein sekitar 100-200 mg tiap harinya.
Sisihkan waktu untuk tidur siang.
Setelah mengonsumsi kafein, disarankan untuk berbaring dan memejamkan
mata sejenak. Anda bisa tidur siang pada jam istirahat selama 10-30
menit. Setelah itu Anda akan terbangun dengan tubuh yang segar, meski
Anda begadang pada malam sebelumnya.
Jika Anda menyisihkan waktu sekitar 40
menit untuk tidur siang, Anda mungkin terbangun dengan kondisi kepala
yang pening. Namun, setelah rasa pening itu hilang, manfaat tidur siang
bisa Anda rasakan.
Jangan diam. Saat berada
di kantor, Anda bisa melakukan olahraga ringan seperti jalan cepat, naik
turun-tangga, lari di tempat atau olahraga ringan lainnya yang bisa
membuat tubuh Anda bergerak. Aktivitas ini bisa meningkatkan kinerja
otak.
Terlibat dalam sebuah percakapan juga bisa membuat Anda tetap terjaga.
Terangi ruangan Anda.
Saat lelah, orang mungkin lebih memilih memadamkan lampu agar bisa
beristirahat dengan nyenyak. Untuk menghindari efek ingin tidur setelah
begadang, disarankan untuk selalu berada di ruangan yang terang.
Ketika segala aktivitas harian Anda berakhir, segera gunakan waktu
untuk tidur. Jika keesokannya hari libur, Anda bisa mematikan alarm lalu tidur hingga Anda terbangun secara alami. Hal ini bisa mengembalikan kondisi tubuh Anda seperti sedia kala.
Meski begitu, disarankan untuk tidak sering begadang karena itu
melanggar kinerja alamiah tubuh. Tubuh kita diprogram untuk terjaga pada
siang hari dan terlelap pada malam hari. Ketika malam hari tidak
dipakai untuk beristirahat, apalagi jika terjadi dalam jangka waktu
panjang, tubuh bisa merasakan dampak negatif dari kurang tidur.
Efek negatif yang bisa dirasakan akibat keseringan begadang antara
lain sistem imun menurun, penuaan dini pada kulit, kelebihan berat
badan, depresi, kesuburan menurun, dan lebih rentan terkena diabetes,
penyakit jantung, hipertensi atau tekanan darah tinggi, serta stroke.

0 Comments
Posting Komentar
Setiap Komentar baru secara automatis termoderasi, demi kenyamanan pembaca. Komentar yang tidak patut ditampilkan akan kami hapus (Sara, Propokator, Spam, Scam, Radikal, Terorisme, dll)